Jendela yang Sesuai dengan Suhu dan Panas Matahari

KOMPAS.com – Sebagai negara tropis, curahan panas matahari menjadi berkah tersendiri. Namun, tak jarang panas matahari begitu merepotkan ketika musim kemarau tiba. Panas matahari akan masuk rumah, membuat gerah dan sesak.

Namun, hal tersebut bisa disiasati dengan jeli oleh arsitek Soo Khian Chan dari SCDA Architects yang mendesain hunian The Platinum di Graha Famili, Surabaya, Jawa Timur. Soo tetap memanfaatkan panas matahari sebagai elemen pencahayaan di rumah, namun kekuatan panasnya diatur dengan bijak.

Soo mendesain dinding yang difungsikan seolah seperti jendela. Bagian dinding di area dapur bersih dan ruang makan ini diberi kaca. Sementara bagian luarnya diberi sekat-sekat sebanyak tujuh buah.

Uniknya, sekat-sekat ini diberi jarak yang sama agar dapat menyerap panas matahari sebagai elemen pencahayaan ruangan sehingga penghuni rumah tak perlu menggunakan lampu sebagai penerangan pada siang hari. Kegunaan lain dari sekat ini ialah untuk menyerap panas matahari secara bijak.

Bisa dibayangkan, seandainya tanpa kehadiran tujuh sekat tersebut, maka dinding berkaca ini akan sangat leluasa menyerap panas matahari. Hasilnya, udara di dalam ruangan terasa sangat panas dan menyesakkan. Selain itu, silaunya cahaya matahari yang masuk ke ruangan pun tidak terbendung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s